DAUN LONTAR

Karena Yadnya Yang Paling Utama adalah Pengetahuan (Jnana)

Negeri Van Oranje

Posted by I Wayan Agus Eka on December 4, 2010

Semuanya berawal dari penerbangan yang tertunda akibat cuaca buruk di bandara schipol belanda. 5 orang mahasiswa indonesia kemudian bertemu dalam kondisi yang tidak mereka duga sebelumnya. 5 orang yang memiliki latar belakang berbeda, daus sang pns depag keturunan betawi asli, banjar anak juragan bawang, geri sang pria idaman setiap kaum hawa, wicak sang jawara karena keberaniannya melawan cukong kayu dan terakhir lintang si embun yang menyejukkan keempat cowok-cowok tadi.

Pertemuan yang kemudian berlanjut menjadi persahabatan dengan segala warna-warninya,kesetiaan,penghargaan,senasib sepenanggungan,saling pengertian walaupun tidak jarang juga diselingi dusta,konflik dan persaingan.

Dengan setting di negeri kincir angin novel ini mampu mengajak pembacanya menjelajahi keindahan belanda melalui kekuatan kata-kata imajinasinya. Tidak hanya itu, sang penulis juga menyelipkan berbagai tips bagi para backpacker yang akan menjelajah tidak hanya belanda tapi juga negeri-negeri lain di daratan eropa. Dengan kekuatan kata-katanya,penulis mampu melukiskan keindahan berbagai macam destinasi wisata di eropa.

Dari sisi cerita, sang penulis mampu menghadirkan cerita yang sangat menarik dan menghibur. Humor-humor ala mahasiswa mampu membuat bibir ini tersenyum simpul ketika membacanya,meskipun di beberapa bagian novel ini juga menghadirkan kesedihan dan tragedi. Ya, saya sebut tragedi karena ada unexpected reality di bagian-bagian akhir ceritanya (baca aja ya, kalau tak sebut di sini nanti ga seru,hehehe).

Karena wayangnya adalah mahasiswa maka sudah barang tentu cinta adalah jualan utamanya. Dan yang kemudian menjadi kembangnya siapa lagi kalau bukan Lintang, sementara daus, wicak dan banjar menjadi kumbangnya. Trus, geri kemana?apa dia ga suka ama lintang, atau punya cewek lain atau apa, tapi yang jelas saya yakin terkaan kalian 90 persen salah,baca aja pokoknya,hehehe.

Novel yang menurut saya cukup menghibur dan bisa membuat kaki saya naik meniru gaya sepeda ketika tertawa (karena saya sering membaca sambil tidur terlentang trus kalau membaca bagian yang lucu otomatis kaki ini naik sembari menggoes dan terpingkal-pingkal,hehehe). Selamat membaca.

I Wayan Agus Eka

Advertisements

4 Responses to “Negeri Van Oranje”

  1. ayu said

    cuman mau share bli^^
    buku yang saya baca lebih dari setahun lalu, tapi untuk seri geri, (mungkin karena beberapa kali udah baca tokoh yg sounds so good to be true ini 😀 saya jadi berpikir kayaknya ni cowok ga beres deh) dan tradaa… bener :p hehhehee…
    psst : hope Indonesian man won’t be that easy to follow this kind of orientation gender, hehe 🙂
    nice reading.

    • I Wayan Agus Eka said

      iya yu, ini buku udah lama, kemarin kakak yang mau pindahan ninggalin buku ini. Justru mungkin karena geri novelnya jadi seru yu, tp reality juga sih, banyak memang kayak gitu di dunia nyata…thanks for comment

  2. NvO said

    bukane terjebak di stasiun amersfort ya? koq bandara sciphol sih?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: