DAUN LONTAR

Karena Yadnya Yang Paling Utama adalah Pengetahuan (Jnana)

Meluruskan Kebocoran Devisa $240M

Posted by I Wayan Agus Eka on June 22, 2009

Menggelitik sekali ketika saya melihat salah seorang cawapres dengan menggebu-gebu (sambil dibantu secara visual melalui tabel dan grafik) menyatakan bahwa cadangan devisa kita sesuai perhitungannya adalah sebesar $300M. Cawapres ini juga melanjutkan kalau sampai sejauh ini paling banyak cadangan kita hanya sebesar $60M dan hebatnya lagi (tentu dengan menggebu-gebu pula) selisihnya dikatakan sebagai kebocoran kekayaan negara sebagai akibat ketidakbecusan BI dan Pemerintah mengelola keuangan negara.

Saya memang bukan ekonom, saya hanya seorang mahasiswa jurusan akuntansi, namun seingat saya dulu pernah belajar masalah makroenomi dari buku pengantar ekonomi makro karangan sudono sukirno. Meskipun hanya sebatas pengantar namun sepertinya cukup untuk memberikan penjelasan masalah kebocoran tadi.

Cadangan devisa merupakan simpanan mata uang asing oleh otoritas moneter. Ada beberapa hal yang memengaruhi cadangan devisa dan hal ini tercermin dalam neraca pembayaran (balance of payment/BoP). BoP merupakan ringkasan yang mencerminkan transaksi antara penduduk dalam negeri dengan penduduk luar negeri dalam jangka waktu tertentu. Transaksi ini terdiri dari transaksi debit dan kredit. Transaksi debit merupakan transaksi yang mengakibatkan aliran devisa ke luar negeri sementara transaksi kredit mengakibatkan aliran devisa masuk ke dalam negeri.

BoP terdiri dari tiga bagian besar yaitu trade balance, neraca jasa dan neraca modal. Ketiga bagian inilah yang akan mencerminkan perubahan pada cadangan devisa negeri ini. Trade balance mencerminkan net ekspor dikurangi dengan impor. Neraca jasa mencerminkan surplus/defisit dari transaksi jasa seperti misalnya kalau ada tenaga ahli dari luar yang bekerja di Indonesia kemudian ada juga berupa pembayaran bunga utang dll. Kemudian neraca modal mencerminkan arus modal masuk maupun keluar misalnya ketika ada investor menanamkan modalnya di indonesia. Nah, ketiga komponen inilah yang akan memengaruhi cadangan devisa kita setelah dilakukan penyesuaian-penyesuaian akibat kesalahan (errors and omission).

Apa yang dijelaskan oleh cawapres ini hanya merupakan sebagian dari hal-hal yang memengaruhi saja yaitu hanya pada bagian trade balance saja. Tidak salah memang, tapi kurang lengkap sehingga menghasilkan informasi yang keliru kepada masyarakat yang mungkin tidak memahami inti permasalahannya karena masyarakat kita sangat sensitif ketika mendengar kata-kata yang penuh sensasi seperti kebocoran, ketidakefisienan dll.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa meluruskan, kalau ada yang salah mohon dikoreksi karena sama seperti cawapres ini saya juga bukan ekonom makanya cuman bisa nulis di blog aja.

I Wayan Agus Eka

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: